Billy Simpson adalah seorang penyanyi, penulis lagu, musisi, arranger dan produser musik kelahiran Indonesia. Dia adalah pemenang The Voice Indonesia. 

Billy Simpson lahir di sebuah keluarga yang tidak memiliki minat atau latar belakang musik. Sewaktu sekolah, Billy merupakan murid yang pendiam dan pemalu, alhasil dia tidak pernah terlibat dalam kegiatan musik apapun di sekolah. Billy lalu melanjutkan kuliah Commerce & Ekonomi ke Melbourne, Australia.

 

Di tahun kedua, setelah teman-temannya tidak sengaja mendapati bahwa Billy memiliki suara yang lumayan baik, mereka membujuknya untuk bernyanyi disebuah acara musik yang diselenggarakan oleh mahasiswa Indonesia. Itu merupakan pertama kalinya dia bernyanyi depan umum.

Setelah menyelesaikan studi Sarjana, Billy Simpson kembali ke Jakarta dan menyampaikan niatnya untuk lebih serius dalam musik di Australia. Namun orang tua tidak memberikan dukungan dan memintanya bekerja di sebuah perusahaan swasta. Di tengah pekerjaannya, dia tidak melupakan hasratnya dalam musik dan membuat demo dari lagu-lagu yang dia tulis. Dia mengirimkan demo tersebut ke sebuah perusahaan rekaman, dan sebelum demo itu didengar, pemimpin perusahaan langsung mengatakan bahwa Billy tidak akan berhasil menjadi seorang penyanyi di industri musik Indonesia karena etnisnya. Hal ini membuat Billy akhirnya menguburkan niatnya untuk menjadi penyanyi.

Tidak lama setelah itu, Billy Simpson bergabung di Jakarta Praise Community Church (JPCC) di mana ia banyak berkenalan dengan banyak musisi yang memberikannya support moral dan membantu memperkaya pengetahuan bermusiknya. Sampai hari ini, Billy Simpson masih beribadah dan melayani di JPCC dan JPCC Worship.

- The Voice (2013) -

Pada Februari 2013, Billy Simpson lulus Blind Audition-The Voice Indonesia. Menyanyikan lagu “One" dari U2 memainkan keyboard, semua 4 juri (Armand Maulana "Gigi", Sherina, Glenn Fredly & Giring Ganesha “Nidji”) memutarkan kursinya, dan ia akhirnya mengambil Giring Ganesha dari band Nidji sebagai coach. Billy Simpson mulai di kenal sebagai penyanyi Indonesia berkacamata yang mahir bermain alat musik. Fans dari seluruh Indonesia mulai mengikuti Simpson dan menyebut diri mereka "Billyvers”. Beberapa minggu kemudian, Billy Simpson menjadi pemenang The Voice Indonesia.

 

- Lukisanku -

Setelah memenangkan The Voice, Simpson mendapatkan kontrak rekaman dengan Universal Music Group dan merilis album perdananya 'Lukisanku'. Dia menulis bersama pelatihnya dari The Voice, Giring Ganesha dari Nidji, di lagu: "Aku Menyesal", & "Lukisanku". Billy Simpson juga berkolaborasi dengan Capung dari Javajive, Asta RAN, Irwan Simanjuntak, Yesaya Soemantri, Ronald Steven, Stereocase, Daniel Sigarlaki dari Magenta Orchestra, dan banyak lagi.

 

- Christmas with Billy Simpson -

Pada akhir 2014, Billy Simpson mem-produce sebuah album natal berjudul “Christmas with Billy Simpson". Pilihan lagu, aransemen, konsep design packaging, memantau proses rekaman dilakukan oleh Billy Simpson sendiri. Dalam album ini ia berkolaborasi dengan Sidney Mohede, pemenang Indonesian Idol Regina Ivanova, dan banyak musisi lainnya. Album ini memuncak di posisi 2 di tangga album iTunes Store Indonesia, mengalahkan Taylor Swift tahun 1989.

-Isina Los Angeles- 

Billy Simpson satu-satunya orang Asia yang terpilih untuk mengikuti program studi musik dari sebuah sekolah musik di Los Angeles yang didirikan oleh Baby Face, Kenny G & Walter Affansief. Dia diterbangkan untuk mengikuti sesi menulis lagu, rekaman, photo shoot, interview selama seminggu.

Pada akhir Mei tahun 2016, Billy menulis dan merekam single baru berjudul "Envy You" di mana lagu ini mencapai peringkat pertama di hampir seluruh radio di Indonesia, terutama radio-radio besar di Jakarta, seperti GenFM, Mustang, Hardrock FM, dan masih banyak lagi. Video clip Envy You yang di sutradarai oleh Lukman Sardi dan diperankan oleh Reuben Elishama dan Tanta Ginting menjadi viral di youtube. Billy saat ini tengah melakukan radio tour Envy You di seluruh Indonesia.

About Billy Simpson